Distributor Resmi NASA

Distributor Resmi NASA

Cara Mudah Mengatasi Penyakit Padi

Suksesnya Budidaya Padi tak lepas dari suksesnya petani mengatasi hama dan penyakit pada tanaman padi, apabila gagal mengatasinya maka sudah tentu akan mengurangi hasil panen padi, dan gabah yang dihasilkanpun tidak mempunyai kualitas yang baik.


JENIS PENYAKIT PADI & CARA MENGATASINYA

PENYAKIT BERCAK DAUN COKLAT

Penyebab: Jamur Helmintosporium oryzae
Gejala: 

  • Menyerang pelepah, Malai, Buah yang baru tumbuh dan bibit yang baru berkecambah
  • Biji bercak-bercak coklat tetapi tetap berisi
  • Padi dewasa busuk dan kering
  • Biji kecambah busuk dan kecambah mati
Pengendalian:
  1. Merendam benih dengan air hangat + POC NASA
  2. Pemupukan berimbang (mikro & makro)
  3. Tanam padi jenis yang tahan dengan penyakit ini
PENYAKIT BLAST

Penyebab: Jamur Pyricularia Oryzae
Gejala: 
  • Penyakit blast ini menyerang daun, buku pada malai dan ujung tangkai malai.
  • Daun, gelang buku, tangkai malai dan cabang di dekat pangkal malai membusuk.
  • Pemasukan makanan terhambat dan butiran padi menjadi hampa.
Pengendalian:
  1. Membakar sisa jerami
  2. Menggenangi sawah
  3. Menanan varitas unggul Sentani, Cimandiri IR-48, IR-36
  4. Pemberian pupuk N disaat pertengahan fase vegetatif dan fase pembentukan bulir
  5. Pemberian GLIO di awal tanam
BUSUK PELEPAH DAUN

Penyebab: Jamur Rhizoctania sp
Gejala:
  • Menyerang daun dan pelepah daun pada tanaman yang telah membentuk anakan
  • Menyebabkan jumlah dan mutu gabah menurun
Pengendalian:
  1. Menanam padi tahan penyakit
  2. Pembelian GLIO pada saat pembentukan anakan
PENYAKIT FUSARIUM


Penyebab: Jamur Fusarium moniliforme
Gejala:
  • Menyerang malai dan biji muda menjadi kecoklatan
  • Daun terkulai dan akar membusuk
Pengendalian:
  1. Merenggangkan jarak tanam
  2. Mencelupkan benih + POC NASA dan disebari GLIO di lahan

PENYAKIT KRESEK/HAWAR DAUN

Penyebab: Bakteri Xanthomonas campestris pv oryzae
Gejala:
  • Menyerang daun dan titik tumbuh
  • Terdapat garis-garis diantara tulang daun
  • Garis melepuh dan berisi cairan kehitam-hitaman
  • Daun mengering dan mati
Pengendalian:
  1. Menanan varitas tahan penyakit seperti IR-36, IR-46, Cisadane, Cipunegara
  2. Menghindari luka mekanis
  3. Sanitasi lingkungan
  4. Semprot dengan POC Nasa, HORMONIK dan Corrin
  5. Pengendalian dari awal dengan GLIO
PENYAKIT KERDIL

Penyebab: Virus ditularkan oleh wereng coklat Nilaparvata lugeng
Gejala:
  • Menyerang semua bagian tanaman
  • Daun menjadi pendek, sempit, berwarna hijau kekuning-kuningan
  • Batang pendek, buku-buku pendek, anakan banyak tapi kecil.
Pengendalian:
  1. Apabila padi sudah terkena penyakit kerdil, maka sangat sulit untuk dilakukan untuk mengembalikannya ke normal kembali
  2. Usaha pencegahan penularan dengan memusnahkan tanaman yang terserang.
  3. Mengendalikan vektor dengan BVR atau PESTONA
PENYAKIT TUNGRO

Penyebab: Virus yang ditularkan oleh wereng hijau Nephotettix impicticeps
Gejala: 
  • Menyerang semua bagian tanaman
  • Pertumbuhan tanaman kurang sempurna
  • Daun kuning hingga kecoklatan
  • Jumlah tunas berkurang, pertumbuhan tertunda
  • Malai kecil dan tidak berisi
Pengendalian:
  1. Menanam padi tahan wereng seperti Kelara, IR 52, IR 36, IR 54, IR 42
  2. Mengendalikan vektor virus dengan BVR
Catatan:
Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi, dapat digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan, tambahkan Perekat Perata AERO-810 dengan dosis 0,5 tutup / tangki

PEMESANAN PRODUK:
TELP: 0821-3647-4444 (TELKOMSEL)
WA: 0858-7854-7715 (INDOSAT)
PIN BB: 587BCD3B

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mudah Mengatasi Penyakit Padi"

Posting Komentar